Digital Forensic Bagian II

Lanjut tulisan sebelumnya Digital Forensic untuk Tangkap Maling Internet part 1 Penyidikan dilakukan terhadap salinan image dari disk yang asli. Image tersebut harus dikirimkan kepada ahli digital forensik melalui kurir yang dipercaya. Sementara disk yang asli harus disimpan dengan sebaik-baiknya dan pastikan disk tersebut offline, maksudnya tidak terhubung ke dalam sebuah sistem. Jika disk asli tidak dapat dibuat offline untuk dibuatkan image-nya, maka bukti lain dapat dipergunakan. Bukti yang dimaksud termasuk yang bersifat non-computing seperti saksi mata atau logfiles (file catatan aktifitas dari aplikasi) dari :Read More »

Digital Forensic untuk Tangkap Maling Internet. part 1

digital forensicUU Cybercrime atau yang lebih di kenal dengan UU ITE No.11 Tahun 2008 maka istilah digital forensik semakin dikenal sebagai satu-satunya pembuktian dari adanya tindakan yang melanggar UU tersebut, definisi dari digital forensik sendiri adalah salah satu cabang ilmu forensik yang berkaitan dengan bukti legal yang ditemui pada komputer dan media penyimpanan dijital seperti hardisk, flashdisk, floppy disk, disc dan lain-lain. Tujuan dari komputer forensik adalah untuk menjabarkan keadaan kini dari suatu artefak dijital. Istilah artefak dijital bisa mencakup sebuah sistem komputer, media penyimpanan (seperti flash disk, hard disk, atau CD-ROM), sebuah dokumen elektronik (misalnya sebuah pesan email atau gambar JPEG), atau bahkan sederetan paket yang berpindah dalam jaringan komputer.Read More »