Setting FTP Server dengan ProFTPD di Linux Slackware


ProFTPD adalah free FTP daemon yang didistribusikan di bawah lisensi GNU Public. ProFTPD merupakan aplikasi FTP server yang terkenal akan kehandalannya. ProFTPD adalah ftp server yang dibuat untuk Unix dan keluarga unix, seperti Linux, OpenBSD, FreeBSD, atau yang lainnya, dan tidak mendukung sistem operasi Win****.

ProFTPD FTP daemon yang bisa sedikit diandalkan keamanannya dan highly configurable. ProFTPD sanggup untuk melayani arsip file yang sangat besar di jaringan.

Q : kenapa ? gak belajar bikin server FTP di Win**** aja?,

Yah, ini sih tergantung selera, terserah anda, biar tau rasa bagaimana jengkelnya jika anda belajar dengan sistem operasi yang mahal itu, zzZZzz, server di dunia ini dikuasai oleh keluarga Unix, bukan Win****. tanya kennnapa???

Fitur-fitur yang ada pada Proftp ;

* Kita bisa membuat file per-izinan per direktori ftp ?.ftpaccess? yang mirip dengan konfigurasi web server apache ?.htaccess?.

* Mudah dalam mengkonfigurasi untuk multiple virtual FTP server dan anyonymous FTP services.

* Didesain untuk dijalankan secara stand-alone atau servis yang dipanggil melalui inetd/xinetd, tergantung sistem anda.

* Anonymous FTP root direktori tidak memerlukan struktur direktori secara spesifik , system binaries atau system files lainnya.

* No SITE EXEC command. di lingkungan Internet sekarang, beberapa jurus serangan cracking menjadi momok menakutkan para Administrator. ProFTPD tidak mengeksekusi program external pada saat yang bersamaan, tanpa izin Admin, hal ini meningkatkan kekuatan security ftp server.

* Direktori dan file yang berartribut Hidden, mengadopsi Unix-style permissions atau pemilik (user/group) .

* Konfigurasi Berjalan dengan non-privilegeduser dalam mode stand-alone , hal ini bertujuan untuk mengurangi kemungkinan serangan exploit dengan privelege “root”.

* Logging dan dukungan utmp/wtmp . Logging tersebut kompatibel dengan standar wu-ftpd.

* Dukungan Shadow password, juga dukungan untuk masa berlaku akun.

* Modular design, memperbolehkan server dikonfigurasi dengan modul. Modul ditulis untuk SQL databases, LDAP servers, SSL/TLS encryption, RADIUS support, dll.

* Dukungan terhadap IPv6.

Artikel ini saya membahas konfigurasi dasar dari ProFTPD, dilain waktu saya akan coba jelaskan dengan konfigurasi user database dengan MySQL, dan dicoba pada mesin Linux Slackware 12.1 dan untuk mesin yang lainya hanya tinggal menyesuaikan.

Langkah-langkah;

  1. Pertama-tama download paket ProFTPD di ftp://ftp.proftpd.org/distrib/source/proftpd-1.3.2rc4.tar.gz atau dengan versi yang terbaru, pake dengkul juga boleh. Pada saat instalasi Linux Slackware dengan Full Installation, paket ProFTPD sudah terinstall di mesin anda, anda bisa langsung loncat ke langkah 5 untuk konfigurasi.
  2. Lakukan ekstraksi, dengan perintah

unamed@slacker:~proftp# tar xvzf proftpd-1.3.2rc4.tar.gz

3. Lakukan konfigurasi, kompilasi, dan letak instalasi (prefix), contoh seperti di bawah ini,

unamed@slacker:~proftp# ./configure –prefix=/usr –sysconfdir=/etc –localstatedir=/var/run && make

4. Jika tidak ada error, “Mari Kita Install,, LANJUTKAN !!!” (kaya kampanye sby😛 )

unamed@slacker:~proftp# make install

5. Membuat Account untuk ProFTPD, ikuti langkah-langkah di bawah ini,

root@slacker:~/proftp# groupadd -g 46 proftpd

root@slacker:~/proftp# useradd -c proftpd -d /srv/ftpd -g proftpd -s /usr/bin/proftpdshell -u 46 proftpd

root@slacker:~/proftp# usermod -c proftpd -d /srv/ftpd -g proftpd -s /usr/bin/proftpdshell -u 46 proftpd

root@slacker:~/proftp# install -v -d -m775 -o proftpd -g proftpd /home/ftp

root@slacker:~/proftp# ln -v -s /bin/false /usr/bin/proftpdshell
`/usr/bin/proftpdshell’ -> `/bin/false’

root@slacker:~/proftp# echo /usr/bin/proftpdshell >> /etc/shells

6. Lalu tahap konfigurasi, buka konfigurasi /etc/proftpd.conf edit dengan teks editor kesayangan anda,

unamed@slacker:~proftp# vi /etc/proftpd.conf

Lalu isi konfigurasi seperti di bawah ini,

ServerName “ProFTPD Server”
ServerType standalone
DefaultServer on

Umask 022

MaxInstances 30

User proftpd
Group proftpd

SystemLog /var/log/proftpd.log
TransferLog /var/log/xferlog

<Directory /*>
AllowOverwrite on
</Directory>

<Anonymous ~ftp>
RequireValidShell off
User ftp
Group ftp

UserAlias anonymous ftp

MaxClients 10

DisplayLogin welcome.msg

<Limit WRITE>
DenyAll
</Limit>
</Anonymous>

7. Buka file /etc/ftpusers, dan beri tanda # pada baris ftp

8. Buat file rc.proftpd dan disimpan dalam direktori /etc/rc.d atau /etc/init.d untuk ProFTPD dijalankan secara otomatis setiap komputer dihidupkan, berikut scriptnya,

#!/bin/sh
# ProFTPD files
FTPD_BIN=/usr/sbin/proftpd                                         #lokasi binnary proftpd
FTPD_CONF=/etc/proftpd.conf                                     #lokasi file konfigurasi proftpd
PIDFILE=/var/run/run/proftpd.pid                                  #pid atau proses proftpd
# If PIDFILE exists, does it point to a proftpd process?
if [ -f $PIDFILE ]; then
pid=`cat $PIDFILE`
fi
if [ ! -x $FTPD_BIN ]; then
echo "$0: $FTPD_BIN: cannot execute"                       #jika pid file tidak tercipta,maka proftpd tidak jalan
exit 1
fi
case $1 in
start)
if [ -n "$pid" ]; then
echo "$0: proftpd [PID $pid] already running"                #jika pid file tercipta,maka proftpd sudah jalan
exit
fi
if [ -r $FTPD_CONF ]; then
echo "Starting proftpd..."
$FTPD_BIN -c $FTPD_CONF                                       #menjalankan binary proftpd dengan file konfigurasi
else
echo "$0: cannot start proftpd -- $FTPD_CONF missing" #jika file konfigurasi tidak ada maka error
fi
;;
stop)                                                                     #stop proftpd
if [ -n "$pid" ]; then
echo "Stopping proftpd..."
kill -TERM $pid
else
echo "$0: proftpd not running"
exit 1
fi
;;
restart)                                                                   #restart proftpd
if [ -n "$pid" ]; then 
echo "Rehashing proftpd configuration"
kill -HUP $pid
else
echo "$0: proftpd not running"
exit 1
fi
;;
*)
echo "usage: $0 {start|stop|restart}"                             #option script
exit 1
;;
esac
exit 0

Lalu ketik perintah,

root@slacker:~/proftp# chmod +x /etc/rc.d/rc.proftpd

8. Aktifkan ProFTPD,

root@slacker:~/proftp# proftpd -c /etc/proftpd.conf

test dengan akun proftpd yang dibuat sebelumnya,

root@slacker:~# ftp localhost
Connected to localhost.
220 ProFTPD 1.3.1 Server (FTP Server on slackware.org) [::ffff:127.0.0.1]
Name (localhost:root): proftpd
331 Password required for proftpd
Password:
proftpd access granted, restrictions apply
Remote system type is UNIX.
Using binary mode to transfer files.
ftp>

sampai di atas, anda berhasil dengan akun user yang anda buat sendiri, lalu coba dengan akun anyonymous,

root@slacker:~# ftp localhost
Connected to localhost.
220 ProFTPD 1.3.1 Server (FTP Server on slackware.org) [::ffff:127.0.0.1]
Name (localhost:root): anonymous
331 Anonymous login ok, send your complete email address as your password
Password:
230 Anonymous access granted, restrictions apply
Remote system type is UNIX.
Using binary mode to transfer files.
ftp>

sukses,,,,HOREEE,,,^_^

Reference :

http://www.castaglia.org/proftpd/doc/contrib/ProFTPD-mini-HOWTO-ConfigFile.html
http://www.proftpd.org/docs/example-conf.html

25 thoughts on “Setting FTP Server dengan ProFTPD di Linux Slackware

  1. saya minta maaf karena sudah lancang posting arikel mas di blog saya. kemaren saya lupa alamat sumber artikel ini karena artikel ini sudah lama saya simpan dan saya tidak mencantumkan sumbernya. sekali lagi saya minta maaf mas!

  2. artikelnya mantep. saya ada pertanyaan: 2 baris berikut dikutip dari atas:

    root@slacker:~/proftp# useradd -c proftpd -d /srv/ftpd -g proftpd -s /usr/bin/proftpdshell -u 46 proftpd

    root@slacker:~/proftp# usermod -c proftpd -d /srv/ftpd -g proftpd -s /usr/bin/proftpdshell -u 46 proftpd

    tujuan dilakukan usermod buat apa ya? bukannya atributnya sama persis saat menambah user sebelumnya?

  3. thanks yaa…..

    saya maw nanya…knp pas saya ketik perintah “proftpd -c /etc/proftpd.conf” langsung muncul

    localhost – fatal: Socket operation on non-socket

    apa artinya itu…???

    maap saya newbee bru cobacoba…hehe….

    tolong di balass yaa…

  4. Today, there are many trends of table ware that are offered
    for you to select from. In 1938, the organization developed an innovative process for your manufacture of stainless steel flatware and shortly thereafter created process to silverplate stainless-steel.
    Since these materials are a lifelong investment,
    the last thing you need is for any piece to break.

  5. Greetings I am so delighted I found your site,
    I really found you by mistake, while I was
    browsing on Digg for something else, Anyhow I am here now and would just like to say kudos
    for a fantastic post and a all round enjoyable blog (I also love the theme/design), I
    don’t have time to look over it all at the minute but I have saved it and also added your RSS feeds, so when I have time I will be back to read a lot more, Please do keep up the fantastic job.

  6. When purchased, their name tells people that they can
    are created to be helped by tender care and enjoyed on special occasions.
    In 1840 small town northern Italy, the Ricci silversmiths,
    a collection of highly skilled craftsmen, joined together to ascertain
    the Ricci Argentieri Guild House. If you’ve got intricate flatware patterns load them loosely to encourage a lot of water flow and mix them with simpler pieces.

  7. I rarely comment, bbut i did some searching and wound up here Setting
    FTP Server dengan ProFTPD di Linux Slackware | log’s of my
    Life. And I actually do have 2 questions for you if
    you usually do not mind. Could it be only me or
    does it look as if like some of these responses
    come across like they are written by brain dead visitors?😛 And, if you are posting at other social sites, I would like to follow anything new you have to
    post. Would you list of every one of all your shared
    pages like your linkedin profile, Facebook page or twitter feed?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s