Mengoptimalkan Linux Slackware


Sebenarnya secara default Slackware merupakan distro yang ringan untuk komputer jaman sekarang dibandingkan distro-distro besar lainnya, tetapi dengan sedikit sentuhan lembut, kita bisa membuat Slackware dapat berlari
kencang.

pertama-tama buka konsole dengan user root anda untuk menjalankan mantra-mantra,,ketikkan hdparm -t /dev/hda seperti ini;
(hda, hdb, atau sda, sdb, dst , ?> nama device harddisk di linux, kalau mempunyai lebih dari satu harddisk)

# hdparm -t -c /dev/hda

/dev/hda:
IO_support    =  0 (default)
16-bit)
Timing buffered disk reads:   xx MB in  x.xx seconds =   x.xx MB/sec

Hasil yang ada menunjukan harddisk tersebut diseting ke 16-bit dan tidak mengaktifkan dukungan DMA (alias default bawaan standard Linux).
Sekarang kita perlu mengaktifkan seting 32-bit dan DMA serta memeriksa timing yang di hasilkan.

# hdparm -t -c 1 /dev/hda

/dev/hda:
setting 32-bit IO_support flag to 1
IO_support    =  1 (32-bit)
Timing buffered disk reads:   xx MB in  x.xx seconds =  xx.xx MB/sec

Coba anda bandingkan dengan hasil transfer data sebelum mengaktifkan fitur 32 bit dan DMA, pastinya kecepatan transfer data anda meningkat 🙂

Sekarang kita terapkan setting tersebut pada sistem kita dengan perintah:

# hdparm -k 1 /dev/hda

hasilnya:

/dev/hda:
setting keep_settings to 1 (on)
keepsettings = 1 (on)

Lalu agar setting seperti ini dapat terus kita terapkan setiap Linux kita booting, kita harus mengedit file /etc/rc.d/rc.local dengan editor
kesayangan anda seperti vi, pico, joe, maupun kwrite. Untuk distro seperti Ubuntu mungkin file rc.local berada di /etc/init.d/

tambahkan baris “hdparm -c 1 -d 1 k -1 /dev/hda” tanpa tanda kutip, simpan dan reboot Linux anda… dan cek dengan perintah hdparm -t -c /dev/hda

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Untuk Aplikasi kantoran yaitu OpenOffice

-Jalankan Open Office, klik menu Tools>Options. Kemudian klik menu Memory di sebelah kiri, ubah nilai setingan seperti dibawah ini
-Number Of Steps: 30
-Use for Open Office: 128
-Memory per Object: 20
-Number of Objects: 20

Kemudian klik pada bagian Java di menu sebelah kiri, kemudian hilangkan tanda cek pada ?Use a Java Runtime Enviroment? trus klik Ok. Kemudian
jalankankan ulang Open Office, cepat kan ?

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Disable IPV6

vim /etc/sysconfig/network
NETWORKING_IPV6=no

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Speed Up Boot

Matikan Service-service yang tidak diperlukan seperti atalk, bluetooth, cups, dnsmasq, gpm-sample, ip_forward, nfsd, nfsd, nfsd
(hanya contoh, sesuaikan dengan kebutuhan)

Caranya ???  pastikan anda masih login sebagai root ,

# cd /etc/rc.d/

disitu tempatnya service-service akan akan dijalankan saat booting, untuk mengetahui deskripsi dari setiap service jangan malu-malu untuk
buka jangan file tersebut,

untuk menonaktifkan service untuk tidak dijalankan setiap kali booting hanya mengubah permission file dari setiap file tersebut, carannya,

#chmod 644 rc.sendmail

lakukanlah pada service-service yang saya sebutkan tadi, dan lakukan booting ulang.

lalu lakukan perubahan pada konfigurasi LILO (Linux Loader)

Tambahkan opsi compact di /etc/lilo.conf, taruh opsi di baris paling atas

Setelah itu

Edit ?/etc/rc.M? trus kasih comment (#) baris fc-cache dan ldconfig

Optimalkan rc.pcmcia

Jika tidak pake pcmcia matikan aja service nya, kalo pake langsung edit ?/etc/rc.d/rc.pcmpcia?, isi dengan modul yg dipake oleh sistem

udah dulu ya bos,, gue kaga tau lagi, bagi yang tau tips untuk genjot performa Linux Slackware atau Distro lainnya, kasih tau gue yeeee…
kasih aja komen di bawah,,

Sumber : # man hdparm
# brain

Iklan

6 thoughts on “Mengoptimalkan Linux Slackware

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s